Friday, July 15, 2016

Pengaruh Media Sosial Terhadap Produktivitas Jomblo

Pengaruh Media Sosial Terhadap Produktivitas Jomblo

Bagi masyarakat Dunia, khususnya kalangan minoritas jomblo update. Kebutuhan Primer seorang jomblo update bukan hanya sekedar makan dan minum. Media sosial sudah menjadi sebuah kebutuhan primer dalam menjaga ketahanan kebahagiaan hati  dan menjadi obat yang wajib di konsumsi setiap hari. Sebut saja Facebook, Twitter, Path, Youtbe dan YouPorn. 

Perkembangan media sosial dalam kasus seorang jomblo sudah berubah haluan dari sebuah media yang memudahkan kita untuk berkomunukasi dan mendapatkan informasi. Dari sudut padang seorang Jomblo Update, media sosial  adalah sebuah media untuk mendapatkan pacar dan alat bantu untuk Stalking kegiatan sehari-hari seorang mantan atau “jago2” seorang Jomblo, kapanpun dan dimanapun berada.

Dampak Fisik Seorang Jomblo

Pada kasus para jomblo, kegalauan akan memberikan dampak Hyper Energy, coba bayangkan untuk seorang Jomblo yang sedang galau, mereka dapat terus aktif 2 x 24 jam. Bahakan ada yang sambil nangis. Seharusnya sebuah fenomena alam gaib ini menjadi sebuah kesempatan yang baik dalam mengembangkan kekuatan fisik. Nangis sambil Push Up misalnya.

Quote dari seorang pemimpin legenda Negara Indonesia mengatakan” Ada saatnya dalam kejombloan mu, engkau ingin sendiri saja bersama angin menceritakan seluruh kegalauan mu lalu meneteskan air mata” , Quote ini seharusnya menjadi landasan kuat bagi para Jomblo yang tersakiti untuk Move On dan Curhat,  namu dalam kenyataanya, seorang Jomblo Update dalam kesendiaranya. bukanya mikir hal-hal yang postif malah update status “dunia ini tak adil bagi Khu..”  Atau sibuk stalking mantan dan baca chattingan lama sewaktu masih hidup di jaman Orde Pacaran.
Itu belum seberapa, masih banyak lagi yang rela untuk menyakiti dirinya sendiri dan memohon kepada Dewa agar hubungan dia dan peliharaanya bisa berakhir. Sa Tunggu janda mu sayang

Terkait dengan dapak Phisycal decline, sakit hati yang teramat dalam ketika melihat mantan sudah putus dengan pacar barunya dan baru jadian lagi dengan seorang pria lain 3 menit yang lalu. Mata merah karena nangis dan mabo pongasi dan ponyayang.

Dampak dari media sosial bagi seorang jomblo adalah kurangnya perawatan diri, hal ini didasari oleh kemudahan sebuah media sosial. Tanpa sabun, odol dan Pomade, para jomblo dapat berleha-leha dengan leluasanya bercerita dengan calon incaran baru, hal itu tentu saja membuat badan mereka menjadi surga bagi penyakit kulit, jamur dan penggori. Hal ini pastinya sangat mengurangi kualitas ketampanan seorang Jomblo.

Dampak Terhadap Kualitas Emosi Seorang Jomblo.

Dalam arti yang luas (selain Jomblo Update) perkembangan emosi tidak terlepas pada  interaksi dan lingkungan, tapi hal ini berbanding terbalik dengan pengaruh emosi pada Jomblo Update, emosi yang tidak terkendali ketika melihat Status mantan yang sedang hot-hotnya sama pacar baru nya dan rasa sakit yang dialami para  fan idol ketika melihat artikel tetang Isana  Saras Vatih sudah dapat pacar baru.

Meski pada akhirnya kembali ceria ketika melihat mantan Update status Galau. Itu pun jika para jomblo tidak kena sindrom “Siapa sih loe”.

Belum paham yah tetang Sindrom Siapa Sih Loe ?
Oke waktunya untuk OOT (Out Of Topic). Kadang tuh ya, wanita mengupdate status galau bukan berarti mereka galau, biasanya sih itu adalah kode buat incaran si wanita itu sendiri agar si dia mencoba untuk bertanya dan berusaha untuk menghibur. Nah kalau kalian yang Baperan, si cewek paling cuman Read terus ngomong dalam hati ish kepo deh, “Siapa sih Loe”. Gitu kan para jomblowati ?

Dampak Terhadap Perkembangan Moral Seorang Jomblo.

Dampak  dari kesendiran dan kegalauan seorang jomblo terutama masalah melihat mantan yang hobbi hangout di Pirla atau moramo, secara sadar atau berada di bawah alam sadar para jomblo akan mendoakan mereka untuk celaka atau berdoa agar mereka segera putus sehingga mereka dengan bangganya dapat mengupdate status “Piye kabare? Enak jaman ku toh”  hal ini tentu saja sangat merusak masalah moral bahkan sangat berbahaya karena akan menimbulkan ketidak stabilan sebuah Negara. Bencana  Bajir contohnya. 
Hal ini disebabkan oleh sebuah sekte sesat yang memberikan pemahaman kepada para Jomblo bahwa, hujan di malam minggu adalah berkah dan kebahagiaan bagi kaum minoritas tersebut. Demi Dewa!!

Media sosial pada Jomblo Update, dapat memicu tumbuhnya rasa ingin memuaskan diri sendiri dengan membuka situs-situs yang berbau Teens dan segala situs  berembel-embel –X (ahh nda bilang situs PORNO) yang membuat mereka melakukan kasus pemerkosaan terhadap diri sendiri atau berselingkuh dengan tangan kanan dan kiri. Produk sabun jelas deh.

Tapi, rasanya tidak adil banget deh kalau ane cuma membahas negatif nya, meskipun dari awal ane tidak coba untuk membahas pengaru negatif nya, tetapi setelah membaca kembali tetap saja aroma negatif nya begitu “kental”. Eh.. apa tuh yang kental di tangan kalian ?
Untuk itu sekarang ane coba untuk menulis dampak postifnya. Meskipun sebenarnya agak maksa deh.

Salah satu Pengaruh Positif media sosial bagi perkembangan Fisik seorang Jomblo adalah : Adanya kemungkinan pertumbuhan “Fisik”  tanpa di batasi oleh uang dan hotel, seperti yang sa bahas di atas tuh yang berbau huruf X. Ishh ngeri bahasanya, silahkan kembangkan sendiri.

Mengenai dampak terhadap perkembangan Kreatifitas seorang Jomblo, Media sosial dapat meningkatkan kereativitas Jomblo dalam berpikir dan berkreasi dengan berbagai media, seperi Cari Uang Online dll. tidak jarang mereka juga mendapatkan penghasilan dari keratifitas tersebut, fenomena Jomblo Media sosial ini juga menjadi sebuah Startup yang memiliki pontensi besar. sepeti yang kita lihat sekarang ini, banyak sekali beredar situs-situs mencari jodoh. Apa inggomiu sekalian salah satu membernya ?

Untuk dampak pada perkembangan Sosial seorang jomblo. Mengacu pada filem perjuang seorang mahasiswa Jomblo  Fie, mengatakan “Lebih baik aku diasingkan di Warko, daripada harus melihat pasangan ngedate di malam minggu di pirla” dari kisah perjuangan tersebut adalah, status kejombloan dapat memicu sebuah rasa solidiritas dan persaudaraan yang terjalin atas penindasan sesama jomblo dan membulatkan tekad berasama untuk dapat memperjuangkan hak-hak Jomblo yang hakiki dan memperjuangkan kehidupan yang layak bagi  seluruh Jomblo di dunia ini.


Gimana mblo ? sa rasa sekian dulu artikel ini mengenai Dampak Media Sosial Terhadap Produktivitas Seorang Jomblo. Meski pada pembahasan akhir agak mengandung unsur pemaksaan, tapi yahh kiranya kalian semua para jomblo dapat meningkatkan kualitas kalian sebagai jomblo. 

Komen jangan mengadung kata-kata kotor atau yang berbau Sara Nah Bos Ku
EmoticonEmoticon