Bagi masyarakat Dunia, khususnya kalangan minoritas jomblo
update. Kebutuhan Primer seorang jomblo update bukan hanya sekedar
makan dan minum. Media sosial sudah menjadi sebuah kebutuhan primer dalam
menjaga ketahanan kebahagiaan hati dan menjadi
obat yang wajib di konsumsi setiap hari. Sebut saja Facebook, Twitter, Path,
Youtbe dan YouPorn.
Perkembangan media sosial dalam kasus seorang jomblo sudah
berubah haluan dari sebuah media yang memudahkan kita untuk berkomunukasi dan
mendapatkan informasi. Dari sudut padang seorang Jomblo Update, media sosial
adalah sebuah media untuk mendapatkan pacar dan alat bantu untuk
Stalking kegiatan sehari-hari seorang mantan atau “jago2” seorang Jomblo, kapanpun dan dimanapun berada.
Dampak Fisik Seorang
Jomblo
Pada kasus para jomblo, kegalauan akan memberikan dampak Hyper Energy, coba bayangkan untuk
seorang Jomblo yang sedang galau, mereka dapat terus aktif 2 x 24 jam. Bahakan ada yang sambil nangis. Seharusnya sebuah
fenomena alam gaib ini menjadi sebuah kesempatan yang baik dalam mengembangkan
kekuatan fisik. Nangis sambil Push Up
misalnya.
Quote dari seorang
pemimpin legenda Negara Indonesia mengatakan” Ada saatnya dalam kejombloan mu,
engkau ingin sendiri saja bersama angin menceritakan seluruh kegalauan mu lalu
meneteskan air mata” , Quote ini
seharusnya menjadi landasan kuat bagi para Jomblo yang tersakiti untuk Move On dan Curhat, namu dalam kenyataanya, seorang Jomblo Update dalam kesendiaranya. bukanya mikir hal-hal yang postif malah update status “dunia ini tak adil bagi Khu..”
Atau sibuk stalking mantan dan baca chattingan lama sewaktu masih hidup
di jaman Orde Pacaran.
Itu belum seberapa, masih banyak lagi yang rela untuk
menyakiti dirinya sendiri dan memohon kepada Dewa agar hubungan dia dan peliharaanya
bisa berakhir. Sa Tunggu janda mu sayang
Terkait dengan dapak Phisycal
decline, sakit hati yang teramat dalam ketika melihat mantan sudah putus
dengan pacar barunya dan baru jadian lagi dengan seorang pria lain 3 menit yang
lalu. Mata merah karena nangis dan mabo pongasi dan ponyayang.
Dampak dari media
sosial bagi seorang jomblo adalah kurangnya perawatan diri, hal ini didasari
oleh kemudahan sebuah media sosial. Tanpa sabun, odol dan Pomade, para jomblo
dapat berleha-leha dengan leluasanya bercerita dengan calon incaran baru, hal
itu tentu saja membuat badan mereka menjadi surga bagi penyakit kulit, jamur
dan penggori. Hal ini pastinya sangat mengurangi kualitas ketampanan seorang
Jomblo.
Dampak Terhadap
Kualitas Emosi Seorang Jomblo.
Dalam arti yang luas (selain
Jomblo Update) perkembangan emosi tidak terlepas pada interaksi dan lingkungan, tapi hal ini
berbanding terbalik dengan pengaruh emosi pada Jomblo Update, emosi yang tidak terkendali ketika melihat Status
mantan yang sedang hot-hotnya sama pacar baru nya dan rasa sakit yang dialami para fan idol ketika melihat artikel tetang Isana Saras Vatih sudah dapat pacar baru.
Meski pada akhirnya kembali ceria ketika melihat mantan
Update status Galau. Itu pun jika para jomblo tidak kena sindrom “Siapa sih loe”.
Belum paham yah
tetang Sindrom Siapa Sih Loe ?
Oke waktunya untuk OOT
(Out Of Topic). Kadang tuh ya, wanita
mengupdate status galau bukan berarti mereka galau, biasanya sih itu adalah
kode buat incaran si wanita itu sendiri agar si dia mencoba untuk bertanya dan
berusaha untuk menghibur. Nah kalau kalian yang Baperan, si cewek paling cuman
Read terus ngomong dalam hati ish kepo deh, “Siapa sih Loe”. Gitu kan para
jomblowati ?
Dampak Terhadap
Perkembangan Moral Seorang Jomblo.
Dampak dari
kesendiran dan kegalauan seorang jomblo terutama masalah melihat mantan yang
hobbi hangout di Pirla atau moramo, secara sadar atau berada di bawah alam
sadar para jomblo akan mendoakan mereka untuk celaka atau berdoa agar mereka
segera putus sehingga mereka dengan bangganya dapat mengupdate status “Piye kabare? Enak jaman ku toh” hal ini tentu saja sangat merusak masalah
moral bahkan sangat berbahaya karena akan menimbulkan ketidak stabilan sebuah
Negara. Bencana Bajir contohnya.
Hal ini
disebabkan oleh sebuah sekte sesat yang memberikan pemahaman kepada para Jomblo
bahwa, hujan di malam minggu adalah berkah dan kebahagiaan bagi kaum minoritas
tersebut. Demi Dewa!!
Media sosial pada Jomblo Update, dapat memicu tumbuhnya
rasa ingin memuaskan diri sendiri dengan membuka situs-situs yang berbau Teens
dan segala situs berembel-embel –X (ahh nda bilang situs PORNO) yang
membuat mereka melakukan kasus pemerkosaan terhadap diri sendiri atau
berselingkuh dengan tangan kanan dan kiri. Produk
sabun jelas deh.
Tapi, rasanya tidak adil banget deh kalau ane cuma membahas negatif nya, meskipun dari awal ane
tidak coba untuk membahas pengaru negatif nya, tetapi setelah membaca kembali
tetap saja aroma negatif nya begitu “kental”. Eh.. apa tuh yang kental di tangan kalian ?
Untuk itu sekarang ane coba untuk menulis dampak postifnya. Meskipun sebenarnya agak maksa deh.
Salah satu Pengaruh Positif
media sosial bagi perkembangan Fisik seorang Jomblo adalah : Adanya
kemungkinan pertumbuhan “Fisik” tanpa di batasi oleh uang dan hotel, seperti
yang sa bahas di atas tuh yang berbau huruf
X. Ishh ngeri bahasanya, silahkan
kembangkan sendiri.
Mengenai dampak terhadap perkembangan Kreatifitas seorang Jomblo,
Media sosial dapat meningkatkan kereativitas Jomblo dalam berpikir dan
berkreasi dengan berbagai media, seperi Cari Uang Online dll. tidak jarang mereka juga mendapatkan
penghasilan dari keratifitas tersebut, fenomena Jomblo Media sosial ini juga
menjadi sebuah Startup yang memiliki pontensi besar. sepeti yang kita lihat
sekarang ini, banyak sekali beredar situs-situs mencari jodoh. Apa inggomiu sekalian salah satu membernya ?
Untuk dampak pada perkembangan Sosial seorang jomblo. Mengacu
pada filem perjuang seorang mahasiswa Jomblo
Fie, mengatakan “Lebih baik aku diasingkan di Warko, daripada
harus melihat pasangan ngedate di malam minggu di pirla” dari kisah
perjuangan tersebut adalah, status kejombloan dapat memicu sebuah rasa
solidiritas dan persaudaraan yang terjalin atas penindasan sesama jomblo dan
membulatkan tekad berasama untuk dapat memperjuangkan hak-hak Jomblo yang
hakiki dan memperjuangkan kehidupan yang layak bagi seluruh Jomblo di dunia ini.
Gimana mblo ? sa rasa sekian dulu artikel ini mengenai Dampak Media Sosial Terhadap Produktivitas
Seorang Jomblo. Meski pada pembahasan akhir agak mengandung unsur
pemaksaan, tapi yahh kiranya kalian semua para jomblo dapat meningkatkan
kualitas kalian sebagai jomblo.

Komen jangan mengadung kata-kata kotor atau yang berbau Sara Nah Bos Ku
EmoticonEmoticon