Sepertinya kali ini La Bio merasa sendiri, bahkan mungkin sangat kesepian karena kenangan tentang mantan menghatui malamnya, ia baru saja resmi putus sehari yang lalu, tak ada yang bisa ia perbuat lagi, Astuti pernah berterus terang kepadanya, kalau La Bio itu terlalu baik buat si Astuti dan tidak peka. Terserah seberapa banyak alasan dan metode yang La Bio gunakan, semuanya itu hanya akan berakhir pada sebuah kesimpulan yang sama. Ditolak, Diputuskan dan Dicampakkan !!.
Malam itu entah kenapa
angin malam menyusup masuk dari atas Atap Rumbia kamarnya dan membaur
dengan dinginya kasur yang basah karena lupa di jemur, ditambah lagi dengan
sebuah lagu kenangan tentang cinta yang biasa ia dengar sambil tersenyum dan
molulo, kini terdengar seperti lagu hening cipta dan gugur Pahlawan. Mencoba
menghibur diri dengan mencoba berfikir positif.
Namu akhirnya angin masuk ke sela-sela perasaanya yang
kosong setelah di tinggal Astuti, La Bio mencoba menyerahkan kekosongan hati
kepada lagu galau eh malah makin sakit. Berbagai usaha untuk mengusir kedingan
ini, namun sampai akhirnya ia sadar setelah melihat foto Astuti dengan pacar
barunya di Kebi. Sedemikian mudahnya dia
menemukan cinta yang lain ? Makin
suramlah hatinya
La Bio mencoba untuk untuk mengirimkan sebuah pesan kepada
mantannya Astuti dan mengupdate status disertai quote lagu galau yang lagi hot.
Dengan tatapan kosong nan sendu serta mata yang berkaca-kaca karena menahan
sedih yang teramat dalam, ia sesekali memandangi simblo D di BBM nya. Ia semakin penasaran dengan respon yang akan Astuti
berikan ketika pesan nya sudah sampai, meskin harus mengakui kesimpulanya Cuma
dua, cuma Read atau gak di read tapi update status “Malam Kesayangan”.
Sebenarnya La Bio bermaksud untuk mengirimkan pesan agar Astuti
bisa tau kalo ia belum bisa move on dan mendapatkan kejelasan tentang alasan lain
selain kamu terlalu baik buat aku dan kamu tuh gak peka. Meski harus menerima
kenyataan kalo emang ia tak jodoh.
Sembari mendengarkan lagu galau dan mengingat kenangan mantan,
ia sesekali tidak lupa untuk melihat pesannya yang masih memiliki simblo D dan melihat IG dan Path kalau mantan
lagi dinner bareng gebetan barunya.
Meski sudah membulatkan tekat untuk tetap bersabar dan
mencoba tegar, tetap saja lagu-lagu itu menyiksanya tiada ampun.
Tidak terasa alaram di kamar sudah berbunyi sedangkan ia
belum tidur sedikitpun, kamar yang gelap dengan headsed di kedua telinganya.
Berkas-berkas cahaya masuk kedalam kamarnya dan samar samar ia melihat smartphonenya
dan mengecek BBM apakah sudah di baca sama dia atau belum.
Omg.. serentak ia
menjadi segar bugar ternyata pesan yang ada di BBMnya sudah Hilang bagai di
telan bumi. Delcon neh pasti!!, secara
cepat ia mencoba melihat kontak list dan ternyata emang benar kalo ia ke delcon
sama mantan.
Ia pun mengehela napas sambil mencoba berfikir apa yang hendak
ia lakukan selanjutnya, secerca harapan tumbul karena momor Astuti masih ada.
Ia duduk di kasur sambil berfikir untuk tidak mengghubungi, ia tetap tidak
percaya semuanya harus berakhir seperti ini tanpa alasan yang jelas. Apakah aku
melakukan kesalahan yang fatal ?. Padahal
cuman gak mandi dan gak bawa uang waktu ngedate.
Akhrirnya ia mencoba untuk stalking doi lagi ke Facebook
mungkin ada sedikit pentunjuk disana oleh sisa-sisa status mantan, ternyata
yang ia dapati hanya doi baru ganti Display
Picture sebuah foto doi dengan seorang gebetan baru ples sebuah caption –hidup lebih berwarna denganya-
Dunia ini tidak
tercipta untuk ku.!! Teriaknya dalam hati..
Ia pun terdiam untuk sesaat dan bertanya dalam hatinya,
kenapa hanya kontak bbm nya saja yang di hapus, sedangkan facebook dan Path dan
IG nya tidak.
Apakah ini metode
baru untuk mengeksekusi hati seorang jomblo ?
Apakah ini yang namanya penyiksaan batin di
era Teknologi ?
Sejuta pertanyataan timbul dalam hati La Bio.
sungguh terlalu
penyiksaan ini. Ia marah kepada mantan sembari mencoba untuk melampiaskan rasa
kekesalanya dengan mengupdate status seperti seorang penjaga yang sedan mengabsen peliharaanya di kebun binatang. Namun akhrinya ia pun
menghapus status tersebut karena takut kalau status nya di baca oleh keluarga
dan guru La Bio.
Radio RRI dipagi hari yang seharusnya menyiarkan siaran
berita cuaca seakan ikut untuk andil untuk membuat kegalauanya semakin menggila
dengan memutar lagu Beage
Mengapa kau pergi ? Siakan
rasa sayang ku ~~
Perih hati ku kau
telah dengan yang lain~~
Luka hati ku
mungkinkan kan terobati~~
Hati ku kau buat
seakan tak hidup lagi~~
Hampa hidup ini sampai
terasa mati ~~
Seminggu berlalu sejak siksaan batin yang diterima olehnya,
ia masih tak bisa untuk mengendalikan hatinya yang masih merindukan
mantan. Ia pun mencoba untuk move one “semua butuh proses” tegasnya dalam hati.
Sambil mendengarkan lagu Terlatih patah
hati.
-hadeh enjel ending
nya sa tida tau lanjutanya kasian La Bio-






